Seputar Peradilan

Gedung Graha UNESA Surabaya hari ini, Senin, 27 Mei 2024, menjadi saksi alih kepemimpinan dan pengukuhan komitmen para hakim tinggi dan ketua pengadilan agama di lingkungan Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Surabaya. Acara pelantikan, pengambilan sumpah, dan serah terima jabatan ini dihadiri oleh seluruh ketua, panitera, dan sekretaris dari 37 pengadilan agama di wilayah PTA Surabaya.
Pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua PTA Surabaya, Dr. H. Bahruddin Muhammad, S.H., M.H., dengan suasana khidmat dan penuh kebanggaan. Sebanyak 7 (tujuh) hakim tinggi dan 15 (lima belas) ketua pengadilan agama dilantik dan diambil sumpahnya, menandakan babak baru dalam perjalanan mereka mengabdikan diri pada dunia peradilan agama.
Hakim Tinggi dan Ketua yang dilantik pada acara ini merupakan sosok-sosok yang telah melewati proses seleksi yang ketat dan memiliki rekam jejak yang cemerlang dalam bidang hukum. Mereka siap mengemban amanah sebagai penegak hukum yang adil dan bijaksana. Momen pengambilan sumpah bagi Hakim Tinggi baru menjadi momentum penting dalam meneguhkan komitmen untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan penuh integritas serta menjunjung tinggi martabat profesi. Tak hanya itu, serah terima jabatan Ketua Pengadilan Agama juga dilakukan dengan khidmat. Ketua yang baru akan menerima tongkat estafet kepemimpinan dari Ketua sebelumnya, yang telah menjalankan tugasnya dengan baik selama masa jabatannya.

Pengadilan Agama Pacitan, yang diwakili oleh wakil ketua, panitera, dan sekretaris turut hadir menyaksikan prosesi pelantikan tersebut.
"Acara hari ini bukan sekadar seremoni formal, namun merupakan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas peradilan di wilayah PTA Surabaya. Kami percaya Hakim Tinggi yang baru akan memberikan kontribusi dalam menjaga keadilan bagi seluruh masyarakat," ungkap Sekretaris Pengadilan Agama Pacitan.
Acara pelantikan yang diwarnai dengan semangat pembaharuan ini mencerminkan tekad PTA Surabaya serta peradilan agama di wilayahnya dalam memastikan penyelenggaraan peradilan yang transparan, efisien, dan berkeadilan bagi semua pihak yang terlibat. -admin1-

