Seputar Peradilan
Menyambut Ramadhan Di Al-Mahkamah
Pacitan, 13 Maret 2024. Distart yang pertama bulan ramadhan tahun ini Bapak Irman Fadly, S.Ag., M.H. , Ketua Pengadilan Agama Pacitan sebagai pengisi ceramah di Masjid Al Mahkamah Pengadilan Agama Pacitan, Rabu, 13 Maret 2024 M / 02 Ramadhan 1445 H.
Dengan Tema “Mengenal Ramadhan“ Bapak Ketua mengibaratkan bahwa disetiap desa pasti ada kembang desanya, disetiap hari pasti ada hari baiknya, maka bulan Ramadhan ini sebagai bulan yang penuh berkah ( syahrul Mubarak ) dan bulan penuh kemuliaan, sebagaimana dengan salah satu sabda Rosululloh SAW “ Ramadhan adalah bulan Alloh, keutamaannya dibanding bulan-bulan lainnya bagaikan keutamaan Alloh dibandingkan dengan makhluk-makhluk-Nya. “
Beliau juga menyampaikan hadist Rasulullah SAW “Seandainya umat manusia mengetahui pahala ibadah dibulan ramadhan, maka niscaya mereka akan meminta agar satu tahun penuh menjadi ramadhan” (HR. Tabrani, Ibnu Khuzaimah dan Baihaqi). Walapun hadist ini banyak yang menyatakan dhaif atau lemah sanadnya. Namun kita sebagai hamba harus bisa mengambil yang baik dan bisa memaksimalkan amalan agar kita bisa menumpuk pahala pada Ramadhan tahun ini.

Selain keutamaan bulan Ramadhan, Beliau juga menyampaikan hal-hal yang dapat merusak pahala puasa antara lain berprasangka buruk kepada orang lain dan menggunjing keburukan orang lain (ghibah). Karena jika hal tersebut kita lakukan, maka Ramadhan kita akan ternoda atau bahkan tidak akan ada pahala yang kita terima dan mungkin saja hanya rasa lapar dan rasa haus yang kita rasakan setiap harinya.
Bapak Ketua menyampaikan hadist Rasulullah SAW “ Betapa banyak orang berpuasa tapi tidak mendapat secuil apapun dari puasanya kecuali hanya lapar dan dahaga.” Maka kita sebagai hamba Allah SWT harus dapat menghindari perbuatan yang akan merusak atau menghapus pahala puasa kita.
Pesan terakhir dari YM Bapak Ketua adalah “ dengan datangnya bulan suci Ramadhan ini, maka manfaatkanlah dan jadikanlah Ramadhan kali ini seolah-olah sebagai Ramadhan terakhir bagi kita, yang selanjutnya kita akan menghadap Allah Rabbul “alamin. Dengan demikian kita akan memanfaatkan kedatangan bulan Ramadhan ini dengan sebaik-baiknya, jangan sampai Ramadhan berlalu tapi kita tidak dapat kebaikan didalamnya.”

