Seputar Peradilan
Pegawai PA Pacitan Lulus Ujian Sertifikasi Bendahara Pengeluaran

Pacitan, 5 September 2023. Berdasarkan Surat Nomor S-54/KPN.1615/2023 dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Pacitan tentang Penyampaian Pengumuman Pelaksanaan Sertifikasi Bendahara pada Satuan Kerja Pengelola APBN Tahun 2023, Pengadilan Agama Pacitan kemudian menindaklanjuti dengan mendaftarkan pegawai yang memenuhi syarat untuk mengikuti sertifikasi bendahara tersebut. Adapun jenis sertifikasi bendahara yang dapat diikuti adalah Bendahara Pengeluaran dan Bendahara Penerimaan. Bagi satuan kerja pengelola APBN sekarang ini, pengelola keuangan termasuk Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Pejabat Penandatangan Surat Perintah Membayar (PPSPM), Bendahara Pengeluaran dan Bendahara Penerimaan diwajibkan untuk memiliki sertifikat. Namun, selain sebagai persyaratan administratif, sertifikasi ini juga sebagai bentuk pengembangan dan peningkatan kompetensi SDM Pengadilan Agama Pacitan.
Selanjutnya, sesuai dengan Pengumuman Pusat Pendidikan dan Pelatihan Anggaran dan Perbendaharaan Kementerian Keuangan Republik Indonesia Nomor PENG-652/PP.3/2023 tentang Hasil Seleksi Administratif dan Pemanggilan Mengikuti e-Learning Bendahara Pengeluaran/Bendahara Pengeluaran Pembantu Angkatan IX Tahun Anggaran 2023, pegawai PA Pacitan atas nama Alifiani Nabilah Putranti, S.E. terpanggil menjadi peserta diklat Bendahara Pengeluaran. Bendahara Pengeluaran sendiri adalah orang yang ditunjuk untuk menerima, menyimpan, membayarkan, menatausahakan, dan mempertanggungjawabkan uang untuk keperluan belanja negara/daerah dalam rangka pelaksanaan APBN/APBD pada kantor/satuan kerja kementerian negara/lembaga/pemerintah daerah. Peserta yang telah mengikuti diklat bendahara ini dan dinyatakan lulus ujian komprehensif maka berhak untuk mengikuti ujian sertifikasi bendahara. Bagi Peserta yang dinyatakan lulus ujian Sertifikasi Bendahara dan dinyatakan memenuhi ketentuan yang berlaku berhak menyandang sebutan Bendahara Negara Tersertifikasi (BNT), akan diterbitkan Sertifikat Bendahara oleh Direktur Jenderal Perbendaharaan.

Adapun rangkaian diklat e-Learning Bendahara Pengeluaran Angkatan IX Tahun 2023 yang telah diikuti pegawai tersebut adalah pembelajaran secara daring dan tatap muka yang dilaksanakan pada 21-24 Agustus 2023 mulai pukul 08.30 WIB setiap harinya. Selain pembelajaran tersebut peserta juga harus menyelesaikan kuis di Kemenkeu Learning Center. Adapun materi yang disampaikan pada diklat ini adalah mengenai (1) Sistem Penerimaan dan Pengeluaran Negara, (2) Pengelolaan Uang Persediaan, (3) Pengujian dan Pembayaran Tagihan, (4) Perpajakan Bendahara Pengeluaran, serta (5) Pembukuan, Aplikasi dan Pertanggungjawaban Bendahara Pengeluaran. Setelah mencapai progres e-learning 100% paling lambat 25 Agustus 2023 maka selanjutnya adalah mengikuti ujian komprehensif pada 28 Agustus 2023. Setelah 1 (kali) kesempatan (peserta dapat mengulang 2 (dua) kali), pegawai yang bersangkutan lulus ujian komprehensif. Dengan demikian, saudari Alifiani berhak mengikuti ujian sertifikasi Bendahara Pengeluaran.
Pada Senin, 4 September 2023 pegawai tersebut akhirnya mengikuti ujian sertifikasi Bendahara Pengeluaran secara daring di Kantor Pengadilan Agama Pacitan. Ujian ini berlangsung mulai pukul 08.00 WIB untuk mengerjakan soal sebanyak 60 buah dengan waktu 80 menit. Dengan skor minimal 60 untuk lulus, pada kesempatan pertama, saudari Alifiani berhasil mendapatkan skor yaitu 83,33. Dengan demikian, pegawai tersebut dinyatakan lulus dan berhak atas sertifikat Bendahara Pengeluaran. Lulusnya saudari Alifiani untuk mendapatkan sertifikat Bendahara Pengeluaran menambah daftar pegawai PA Pacitan yang mendapatkan sertifikasi keahlian pada 2023 ini. Sebelumnya, saudari Vika Trisnaningtyas, S.Kom dan Riofitri Susanti, A.Md. telah menyelesaikan sertifikasi Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) yang diadakan oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).
"Pengadilan Agama Pacitan selalu mendukung dan mendorong seluruh pegawainya untuk mengikuti pelatihan maupun sertifikasi apapun yang bisa diikuti karena selain bermanfaat untuk diri sendiri juga bermanfaat untuk PA Pacitan dalam menjalankan administrasi yang tertib dan pekerjaan secara profesional," komentar Bapak Sukirman, S.H. selaku Sekretaris PA Pacitan. Terlebih dengan teknologi yang ada sekarang ini, informasi mudah dicari dan banyak kegiatan yang bisa diikuti dengan daring sehingga kesempatan untuk mengembangkan dan mengaktualisasi diri semakin besar. Dalam dunia peradilan, tidak hanya memerlukan tenaga teknis dalam memberikan pelayanan namun tenaga administrasi yang mumpuni juga dibutuhkan untuk mendukung operasional yang optimal. Semoga PA Pacitan dapat konsisten mempertahankan semangat untuk terus melaju.

