Seputar Peradilan

Rabu, 9 Agustus 2023. Dengan mengambil tempat di Ruang Rapat Pengadilan Agama Pacitan dan dihadiri oleh seluruh pegawai PA Pacitan, dilaksanakan monitoring dan evaluasi kinerja bulanan pada Rabu, 11 Agustus 2023 mulai pukul 14.00 hingga selesai. Rapat dipimpin langsung olah Ketua Pengadilan Agama Pacitan, Bapak Irman Fadly. Dalam pembukaannya, Bapak Irman menyampaikan penekanan terhadap penerimaan perkara e-court yang masih sedikit. Hal ini terlihat dari draft penilaian triwulan II dari 380 perkara perdata yang masuk baru 102 perkara yang dilakukan secara e-court. Oleh sebab itu, beliau menekankan bahwa e-court merupakan program nasional yang harus kita dukung dan jalankan sehingga program nasional tersebut dapat dirasakan oleh masyarakat, yang mana dengan adanya e-court ini asas peradilan sederhana, cepat dan biaya ringan dapat terwujud.
Selain itu, dengan adanya e-court dan penerapan court kalender, jalannya persidangan akan terarah yaitu dalam hal kapan proses perkara tersebut dapat diselesaikan. Tentunya, hal tersebut harus didukung oleh komitmen bersama antara penggugat dan tergugat atau kuasanya. Hal ini dikarenakan apabila komitmen tidak dilaksanakan oleh kedua belah pihak maka akan menjadi percuma. Akan tetapi, disinilah peran majelis hakim sangat menentukan dimana majelis hakim akan menilai dan memberikan waktu yang lebih apabila dirasa kurang cukup sehingga court kalender yang disusun dapat disesuaikan tentunya juga dengan kesepakatan bersama kembali.

Selanjut, dilakukan monitoring oleh wakil ketua Pengadilan Agama Pacita, Bapak Basirun selalu koordintaor pengawasan bidang. Dalam kesempatan ini, beliau memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya dimana jika dilihat dari draft penilaian yang ada, Pengadilan Agama Pacitan dapat mempertahankan nilai capaian yang sempurna. Mengapa demikian? Karena mempertahankan itu jauh lebih sulit daripada memperolehnya. Akan tetapi, beliau juga mengingatkan bahwa masih ada beberapa penilaian yang nilainya masih rendah terutamanya terkait Administrasi Teknis Perkara yang terdiri dari 9 item penilaian. Dari 9 item penilaian tersebut, hanya 2 item yang mendapat nilai sempurna sedangkan 7 item lainnya masih perlu dilakukan peningkatan. Oleh karena itu, untuk target di triwulan III, 7 item tersebut menjadi fokus utama untuk ditingkatkan. Strategi untuk mencapai hal tersebut antara lain:
- Menggalakkan sosialisasi melalui media sosial yang ada terkait mediasi yang jauh lebih efektif untuk menyelesaikan masalah karena terdapat win-win solution antara kedua belah pihak tidak ada yang dikalahkan dan tidak ada yang dimenangkan.
- Meningkatkan kualitas aparatur dengan melakukan diklat di tempat kerja terkait aplikasi-aplikasi baru sehingga apa yang telah menjadi program nasional dapat terlaksana dengan baik.
Setelah pemaparan bapak Wakil Ketua, acara dilanjutkan dengan pemaparan oleh masing-masing sub bagian tentang kinerja yang telah dicapai pada triwulan II dan kendala-kendala yang didapati. Sebagian besar tupoksi dan target pada program kerja telah tercapai meskipun ada beberapa program yang belum terlaksana. Namun demikian, hal tersebut jangan membuat semangat kerja kendor melainkan harus ditingkatkan lagi. “Kita evaluasi kinerja di triwulan II, kita koreksi kesalahan dan kekurangan kita lalu kita lakukan perbaikan dan kita harus terus berusaha untuk memberikan kerja yang lebih baik kedepannya,” tutup Bapak Ketua. Dengan demikian, besar harapan kiranya untuk triwulan III ini target yang telah ditetapkan dapat tercapai, lebih-lebih lagi bisa melebihi target yang telah ditetapkan. c4pun987

