Seputar Peradilan
Pengadilan Agama Pacitan Berbenah

Pacitan, 23 Juni 2023. Dalam rangka optimalisasi pelayanan publik menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), Pengadilan Agama Pacitan terus melakukan evaluasi dan berbenah. Salah satu cara berbenah yang PA Pacitan lakukan adalah dengan melakukan pemeliharaan ruang tunggu layanan yang merupakan fokus utama PA Pacitan dalam rangka menghadirkan kenyamanan kepada masyarakat pencari keadilan. Hal ini juga merupakan bentuk komitmen bersama seluruh jajaran pimpinan baik Ketua, unsur pengawas bidang, Kuasa Pengguna Anggaran maupun Pejabat Pembuat Komitmen sebagai kepanjangan tangan dari Kuasa Pengguna Anggaran dalam pelaksanaan anggaran.

Ruang tunggu yang semula hanya ada di dalam ruangan PTSP kini dikembangkan di bagian luar yang semula merupakan tempat bermain anak. Hal tersebut dilakukan karena dengan ruang tunggu yang semula tidak dapat menampung masyarakat para pencari keadilan yang mana setiap harinya, tidak kurang dari 50 orang pengunjung datang ke PA Pacitan. Sehinga, dengan kondisi ruang tunggu di dalam yang penuh, masyarakat pencari keadilan harus menunggu di teras masjid. Hal ini tentu bukanlah sebuah pelayanan yang layak. Selain memperluas ruang tunggu sidang, PA Pacitan berbenah dengan melakukan penambahan taman yang besar dengan harapan memberikan suasana yang sejuk dan nyaman bagi para pencari keadilan yang datang. Hal ini dilakukan untuk mengurangi ketegangan para pihak sehingga dapat berperkara dengan nyaman, tenang dan damai.

Selanjutnya, fasilitas bermain anak fokus pada ruang bermain yang disediakan di dalam ruangan. Ruang bermain anak tersebut sudah dilakukan optimalisasi oleh Nofitri Anggiyas Nuri, A.Md. sebelumnya sebagai wujud aktualisasi dan proyek perubahan pada Pelatihan Dasar CPNS Golongan II yang lalu. Dengan demikian, perubahan ini tidak mengurangi hak fasilitas pencari keadilan kelompok rentan namun justru meningkatkan kebermanfaatan dan kenyamanan bagi semua kalangan. Oleh karena itu, PA Pacitan melakukan pembenahan ini dengan segala pertimbangan dan risiko tak lain dan tak bukan guna memberikan pelayanan yang memadai bagi seluruh kalangan masyarakat pencari keadilan.

Selain itu, PA Pacitan juga melakukan pembenahan fasilitas internal yaitu melalui adanya Kafe Integritas. Kafe Integritas adalah pantry bagi karyawan-karyawati PA Pacitan yang juga dapat digunakan sebagai sarana berkumpul internal. Bapak Rofii, S.H., M.H. selaku PPK PA Pacitan mengatakan, “Kafe Integritas diadakan untuk menjaga netralitas yaitu dengan pemisahan kantin dengan pihak eksternal dan internal. Kafe ini juga dapat menjadi sarana atau wadah diskusi bersama agar suasana lebih cair.” Dengan demikian, pembenahan yang dilakukan PA Pacitan memperhatikan kebutuhan semua pihak baik eksternal maupun internal. Kegiatan PA Pacitan Berbenah ini diharapkan dapat dimanfaatkan dengan maksimal dan menghasilkan pelayanan yang prima.

