Seputar Peradilan

Pengadilan Agama Pacitan Gelar Peringatan Isra Mi’raj dan Tasyakuran WBK

Pacitan, 31 Januari 2025 – Pengadilan Agama Pacitan menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang dirangkaikan dengan tasyakuran atas tercapainya predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK) pada akhir tahun 2024. Acara ini juga menjadi momen syukur atas kelulusan Pegawai Pemerintah Non-Pegawai Negeri (PPNPN) yang berhasil lolos seleksi CPNS dan PPPK gelombang pertama. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat di Masjid Al-Mahkamah, lingkungan Pengadilan Agama Pacitan. Acara dibuka oleh Yazid Alfan Huda selaku pembawa acara, yang kemudian dilanjutkan dengan istighosah dan do’a bersama untuk memohon keberkahan. Rangkaian kegiatan tersebut diikuti antusias oleh seluruh pegawai dan undangan yang hadir.

opening.png

Setelah sesi doa bersama, acara dilanjutkan dengan pemberian santunan kepada 15 anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial Pengadilan Agama Pacitan. Penyerahan santunan dilakukan secara simbolis oleh Ketua dan Wakil Ketua Pengadilan Agama Pacitan, disambut penuh haru dan kebahagiaan oleh para penerima. Suasana semakin hangat ketika Ketua Pengadilan Agama Pacitan memberikan sambutan yang penuh makna. Beliau mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian WBK serta mengajak seluruh jajaran untuk terus menjaga integritas dan kinerja yang profesional. “Capaian ini bukanlah akhir, melainkan awal dari komitmen kita untuk terus memberikan pelayanan terbaik tanpa korupsi,” ujarnya.

sambutan.png

Dalam tausyiahnya, KH. Abdullah Sajad selaku Ketua MUI Kabupaten Pacitan, menyampaikan pentingnya meneladani nilai-nilai Isra Mi’raj dalam kehidupan sehari-hari. “Isra Mi’raj bukan sekadar perjalanan spiritual Nabi, tetapi juga pelajaran tentang ketaatan, kejujuran, dan tanggung jawab dalam menjalani tugas,” tutur beliau. KH. Abdullah Sajad juga mengapresiasi capaian WBK yang diraih Pengadilan Agama Pacitan, seraya mengingatkan agar prestasi ini dijaga dengan penuh amanah. Tausyiah yang disampaikan penuh hikmah tersebut memberikan motivasi bagi para pegawai untuk terus bekerja dengan dedikasi tinggi. Para hadirin tampak terinspirasi dengan pesan moral yang disampaikan dalam ceramah tersebut.

santunan & tausyiah.png

Acara kemudian ditutup dengan pelaksanaan salat Ashar berjamaah, diikuti seluruh peserta yang hadir. Usai salat, kegiatan dilanjutkan dengan sesi ramah tamah yang penuh keakraban di antara para pegawai dan tamu undangan. Suasana kebersamaan ini semakin mempererat hubungan silaturahmi antarpegawai di lingkungan Pengadilan Agama Pacitan. Tasyakuran ini menjadi momentum penting untuk merefleksikan capaian yang telah diraih serta memperkuat komitmen menuju kinerja yang lebih baik. Dengan penuh harapan, seluruh peserta berdoa agar Pengadilan Agama Pacitan terus menjadi lembaga yang bersih, transparan, dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. NSN_