
Pacitan, 05 Januari 2022. Wakil Ketua bersama Panitera dan Sekretaris Pengadilan Agama Pacitan mengikuti zoom meeting acara Evaluasi Kinerja Tahun 2021 dan Program Kerja Tahun 2022 Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama di media center. Kegiatan yang diikuti oleh Pengadilan Tingkat Banding dan Pengadilan Tingkat Pertama di Lingkungan Peradilan Agama seluruh Indonesia ini dimulai pukul 13.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB.
Evaluasi Kinerja Pengadilan Tingkat Banding dan Pengadilan Tingkat Pertama tahun 2021 yang dibahas dalam kegiatan ini yaitu meliputi kinerja SIPP Pengadilan Tinggi Agama, tingkat keberhasilan mediasi tahun 2021 per satuan kerja tingkat banding, keadaan perkara elektronik tahun 2021 per satuan kerja tingkat banding, realisasi DIPA 01 Peradilan Agama, realisasi DIPA 04 Peradilan Agama, nilai website, unit kerja berpredikat WBBM, dan unit kerja berpredikat WBK.
Selain itu juga, di tahun 2021 Ditjen Badilag berhasil mendapatkan beberapa pencapaian yaitu:
1. Predikat WBK Ditjen Badilag Tahun 2020
2. Predikat WBBM Ditjen Badilag Tahun 2021.
3. Level Star 4 on Digital Implementation 2021.
4. H. Aco Nur as Top Leader on Digital Implementation 2021.

Di tahun 2022 ini, Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung RI memiliki beberapa program prioritas untuk melayani bangsa, yaitu terdapat pada gambar berikut.
Ditjen Badilag MA RI dalam program kerjanya juga berkomitmen mewujudkan Aparatur Peradilan Agama BerAKHLAK (Berorientasi Pelayanan Akuntabel Kompeten Harmonis Loyal Adaptif Kolaboratif), sesuai dengan Surat Edaran Menteri PAN-RB Nomor 20 Tahun 2021 tentang Implementasi Core Values dan Employer Branding Aparatur Sipil Negara.
Untuk program strategis dalam program kerja 2022, di antaranya adalah dengan pembentukan Pengadilan Agama Kelas IA Khusus, perbantuan Hakim Pengadilan Agama Kelas IA ke Pengadilan Agama Kelas IB, serta peningkatan transparansi dan akuntabilitas lembaga.
"Tidak ada keberhasilan yang diraih dengan instan, semua butuh proses. Jika Anda mengharapkan hasil maksimal, maka tiada pilihan selain bekerja keras, bekerja ikhlas, bekerja cerdas, dan berdedikasi tanpa batas". - Dr. Drs. H. Aco Nur, S.H., M.H. Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung RI