Seputar Peradilan

Pendampingan Pembangunan Zona Integritas oleh PTA Surabaya

857ecb35-2475-4962-9f92-a7f43e6e401d11.jpg

Pacitan, 25 Maret 2021. Pengadilan Agama Pacitan menyambut kedatangan Tim Pendamping Zona Integritas (ZI) dari Pengadilan Tinggi Agama Surabaya. Sebanyak dua tim pendamping, yaitu Maulana Musa Sugi Alam, S.H. dan Bambang Subroto, S.H, M.H. datang di kantor sekitar pukul 15.00 WIB. Kedatangan tim pendamping dari PTA Surabaya ini dalam rangka pendampingan Zona Integritas untuk mengukur sejauh mana kesiapan Pengadilan Agama Pacitan untuk mendapatkan predikat Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Bertempat di ruang sidang utama, kegiatan pendampingan diikuti oleh ketua PA, ketua Zi, para ketua area ZI, dan seluruh pegawai Pengadilan Agama Pacitan.

Ketua Pengadilan Agama Pacitan, Bapak Muhamad Rizki, S.H membuka acara pendampingan dan mengucapkan selamat datang kepada para tim pendamping. Beliau menyampaikan banyak terimakasih dan mengharapkan bimbingan dengan nawaitu supaya PA Pacitan bisa sukses mewujudkan WBK.

5f78ae2b-27e4-4507-b9d0-fcf781d89625.jpg

c25917f6-852f-4b18-9a2c-d79b2ffcd20e.jpg

Kesempatan mengisi acara pendampingan pertama oleh Bapak Maulana Musa Sugi Alam, S.H banyak memberikan masukan tentang pemahaman ZI kepada seluruh pegawai Pengadilan Agama Pacitan. Beliau berharap ZI menjadi prioritas dan menjadi sistem perilaku sehari-hari untuk seluruh pegawai.

Selanjutnya Bapak Bambang Subroto, S.H, M.H memaparkan teknis pembangunan Zona Integritas yang mesti dilakukan. Beliau juga membahas mengenai dokumen-dokumen yang harus diperbarui, seperti SK, Rencana Kerja, survey, dll. Semua pegawai juga diberikan pemahaman agar langkah pembangunan ZI yang dilakukan lebih jelas lagi kedepannya, terukur, dan dapat mencapai target yang diinginkan.

Setelah kedua pendamping menyampaikan materi, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Para peserta sangat antusias bertanya kepada pendamping terkait teknis, langkah strategis, dan kiat-kiat menghadapi rintangan dalam pembangunan ZI.